Selasa, 12 November 2013

Visi dan Misi




VISI :
Menjadi anggota DPRD yang terdepan dalam mendorong perwujudan Bandung Unggul, Nyaman, dan Sejahtera

MISI :
-          Meningkatkan kinerja legislasi DPRD untuk melahirkan peraturan daerah yang mampu menyelesaikan permasalahan Kota Bandung dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
-          Meningkatkan kinerja pengganggaran DPRD agar APBD disusun secara efektif, efisien, dan produktif dalam menyelesaikan permasalahan kota.
-          Meningkatkan kinerja pengawasan DPRD sehingga pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan berjalan tepat sasaran dan bebas/minim dari penyimpangan.
-          Meningkatkan fasilitasi dan advokasi DPRD terhadap permasalahan masyarakat baik yang disampaikan secara langsung, peninjauan lapangan, maupun reses anggota dewan.

Dengan terpilihnya Ridwan Kamil dan Oded Muhammad Danial sebagai Walikota dan Wakil Walikota 2013 – 2018 yang diusung oleh PKS maka diperlukan jumlah anggota DPRD dari PKS yang signifikan (mayoritas) sehingga program pasangan RIDO lebih mudah diwujudkan.
Ir. H. Endrizal Nazar bersama Kang Emil dan Mang Oded berjuang mewujudkan Bandung Juara

Profil

Lahir 47 tahun yang lalu, alumnus Teknik Lingkungan ITB yang beristrikan Hj. Neneng Amiarti, S.Si, M.Pd, sejak masih SMP sudah aktif berorganisasi dengan menjadi pengurus OSIS dan Karang Taruna. Ketika menjadi mahasiswa ITB, Endrizal terlibat dalam kelahiran GAMAIS ITB sekaligus menjadi bagian dari kepengurusan. Kiprah kemasyarakatan Endrizal juga diperlihatkan dengan keterlibatan secara intens dalam pembinaan anak-anak dan remaja masjid selama menjadi mahasiswa dan mengelola beberapa lembaga/yayasan yang bergerak di bidang dakwah, sosial, dan kemasyarakatan.
Disamping pengalaman sosial kemasyarakatan Endrizal juga memiliki pengalaman wirausaha disektor penerbitan dan perdagangan. Berbekal pengetahuan dari bangku perkuliahan, Endrizal mengimplementasikannya dengan menjadi Konsultan Teknik Lingkungan (1996 – 1998) dan dosen di beberapa Perguruan Tinggi (Institut Teknologi Adityawarman, Institut Teknologi Nasional, Universitas Kebangsaan, dan Politeknik Telkom).
Pengalaman Politik Endrizal dimulai dengan menjadi deklarator Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera) di Kota Bandung tahun 1998. Berbagai jabatan kepartaian pernah diamanahkan kepada Endrizal dari Sekretaris DPD Partai Keadilan (PK) Kota Bandung, Sekretaris Bidang Pembinaan Kader DPW PK Jawa Barat, Ketua Bidang Pembinaan Kader DPD PKS Kota Bandung, Ketua Deputi Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPW PKS Jabar, dan sekarang sebagai Ketua Daerah Dakwah 4 DPW PKS Jabar yang mengkoordinir 8 DPD PKS di Bandung Raya dan Priangan Timur.
Menjadi anggota DPRD Kota Bandung pergantian antar waktu (PAW) tahun 2002, Endrizal sangat konsern untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kiprahnya bersama Husni Muttaqin membuahkan kepercayaan masyarakat Kota Bandung sehingga kursi PKS meningkat dari 2 kursi periode 1999 – 2004 menjadi 11 kursi periode 2004 – 2009.
Upaya advokasi terhadap kepentingan masyarakat disektor ekonomi ditunjukkan Endrizal ketika menjadi Ketua Komisi B peride 2004 – 2009. Salah satu produk perundangan hasil inisiatif DPRD (komisi B) berupa disahkannya Perda Penataan Pasar Tradisional, Toko Modern, dan Pusat Perbelanjaan. Sayangnya sampai berakhirnya periode kepemimpinan Walikota/Wakil Walikota 2008 – 2013 perda yang bertujuan mengatasi kesemrawutan PKL, bangkrutnya pedagang di pasar tradisional, dan menjamurnya toko modern dan pusat perbelanjaan tidak diimplentasikan. Karena kevokalan dan penguasaan terhadap masalah Endrizal menjadi rujukan utama bagi para jurnalis (wartawan).
Setelah tidak lagi menjadi anggota DPRD Endrizal kembali ke dunia akademis menjadi dosen di Politeknik Telkom dan Universitas Kebangsaan. Ide-ide tentang tata kelola pemerintahan dituangkan dalam bentuk tulisan di media cetak dan menjadi instruktur pelatihan perencanaan pembangunan dan penganggaran. Disamping itu melakukan pendampingan bagi anggota DPRD dalam pembahasan APBD, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemda, dan pertanggungjawaban APBD. Ayah dari 2 orang putri, Hafizhotunnisa’ ‘Ishmatullah (mahasiswi UPI) dan Hilwa ‘Athifah (pelajar SMP) sampai saat ini juga aktif menjadi da’I.

UPAYA YANG DILAKUKAN SELAMA MENJADI ANGGOTA DPRD (2002 – 2009) :
-          Mengungkap penyimpangan anggaran yang merugikan keuangan daerah 19,6 milyar rupiah dalam dalam kasus ‘Bagum Gate’ tahun 2002
-          Menolak pembangunan kondominium di Babakan Siliwangi
-          Mengupayakan pembahasan perda termasuk APBD bebas dari transaksi uang
-          Mengefektifkan kunjungan kerja DPRD baik dari aspek alokasi waktu dan anggaran
-          Mendorong peningkatan peran legislasi DPRD sehingga melahirkan perda inisiatif DPRD
-          Cermat dan teliti dalam pembahasan APBD untuk meningkatkan efektifitas program dan efisiensi belanja
-          Mendorong peningkatan proyeksi PAD melalui analisa potensi dan sistem penetapannya.
-          Bersama Fraksi PKS berupaya mempertahankan Punclut tetap menjadi ruang terbuka hijau tetapi kalah voting di DPRD.
-          Berupaya agar pedagang lama mendapatkan tempat berjualan dan harga yang terjangkau dalam setiap revitalisasi pasar dan menolak revitalisasi yang merugikan pedagang.
-          Bersama anggota komisi B merespon secara cepat keluhan pedagang pasar Ujung Berung ketika terjadi kebakaran sehingga cepat dibangun kembali dengan bantuan APBD.
-          Mendorong pemangkasan alokasi belanja yang kurang jelas peruntukan dan transparansi penggunaannya
-          Mendorong peningkatan alokasi anggaran kewilayahan (RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan)
-          Memfasilitasi aspirasi masyarakat dalam program pembangunan dan alokasi bantuan.
-          Terbuka dalam menerima berbagai aspirasi yang masuk ke DPRD
TULISAN DI MEDIA CETAK :
-          APBD Untuk Siapa ? (Republika)
-          Memasuki Sarang Perampok (Republika)
-          Formalisasi Pedagang Kaki Lima, Penyederhanaan Solusi ? (Kompas)
-          Mafia Pajak Daerah, Mungkinkah ? (Pikiran Rakyat)
-          Rusaknya Jalan di Kota Kami (Pikiran Rakyat)
-          Program Aspirasi (Pikiran Rakyat)
-          Efektifkah Perda PKL ? (Pikiran Rakyat)
-          Anggaran Berbasis Kinerja (Pikiran Rakyat)
-          Memangkas Belanja Rutin (Pikiran Rakyat)
-          Silpa dan Peran DPRD (Pikiran Rakyat)